Jumat, 16 Januari 2015
Tahukah Anda, Jeritan Hati Seorang Jokowi Saat Ini?
Jokowi adalah manusia yang dilahirkan untuk sebuah harapan, dilahirkan untuk sebuah masa depan, dilahirkan untuk sebuah teladan, dilahirkan untuk dicintai dan dilahirkan untuk sebuah jalan, tetapi dia juga dilahirkan untuk masa lalu, dilahirkan untuk dibenci, dilahirkan untuk dikhianati.
Tahukah anda? Jokowi mau hidup sederhana demi untuk menghargai masa lalunya yang begitu memprihatinkan, hidup dipinggir kali bukanlah impian setiap pemuda untuk bertumbuh, hidup dipinggir kali menggerus rasa percaya diri, melahirkan rasa minder terhadap sesama di dalam hati. Meskipun Dia kini berpunya dan duduk di tahta tertinggi, Dia rela hidup sederhana demi sebuah keteladanan.
Tahukah anda? Hidup sederhana itu susah, itu sebabnya banyak pejabat di negeri ini korupsi, dan berusaha membuat rekeningnya gendut. Jokowi setiap hari mengurut dada, melihat para pejabat tertangkap KPK. Jokowi mengorbankan dirinya dihina, dicaci, dengan gelar prestisius, PENCITRAAN, padahal dia ingin berempati pada yang tak punya, tak elok rasanya bermewah-mewah, jika masih banyak rakyat menderita.
Tahukah anda? Jokowi rela tersenyum untuk teman-teman elit yang mencelakakannya, meskipun dia tahu, mereka banyak kepentingan? Jokowi setiap hari harus melawan hatinya untuk melihat perilaku - perilaku nafsu berkuasa para elit disekililingnya. Tahukah anda? ada begitu banyak orang tersenyum kepadanya didepannya, tetapi menghujam dibelakangnya? Jokowi rela dibenci temannya se partai dan se koalisi demi menjaga cita-cita perjuangannya untuk kesejahteraan rakyat.
Tahukah anda? Jokowi rela dimaki-maki oleh pengguna BBM murah dan dia disebut boneka asing, demi mengalihkan uang dari dibakar dijalan, menjadi pembangunan insfratruktur, membangun pertanian, membangun nelayan dari ketertinggalan.
Tahukah anda? Jokowi harus berbagi kekuasaan dengan Megawati dan Surya Paloh demi kelancaran pemerintahannya, sebab ada begitu banyak mafia yang setiap saat menerkamnya? Jokowi sadar, Megawati dan Surya Paloh juga punya kepentingan, tetapi siapakah manusia ini yang tidak punya kepentingan? Jokowi sadar, tidak setiap saat Megawati dan Surya Paloh dapat dijadikan teman, terkadang suatu saat juga akan jadi musuh.
Tahukah anda? Jokowi kesulitan saat ini membedakan mana teman dan mana lawan? Dia rela mendengar semua, tapi relawan tidak sabar menanti, Jokowi berkata, Saya bekerja bukan untuk sebuah popularitas, tapi tahukah anda? Cinta Jokowi tidak pernah berkurang sedikitpun pada anda-anda para relawan. Dia rela anda benci untuk sebuah ketenangan politik yang lebih adem, sebab Jokowi sadar harga dari sebuah chaos, Jokowi sadar arti sebuah pertengkaran.
Tahukah anda? Di dalam hati seorang Jokowi, ia adalah gembala yang baik. Bukan anda, orang-orang baik saja yang perlu digembalakan, bahkan bagi Jokowi, domba yang sesatlah yang harus dicari. Dia sedang bekerja, Jokowi tidak mau anak bangsa ini terpuruk, jatuh, hilang kepercayaan dirinya. Jokowi ingin agar setiap orang yang pernah bersalah di masa lalunya, BERTOBAT!
Jokowi dilahirkan untuk dicinta dan dibenci! Tapi tahukah anda? Jika hari-hari ini dilewatkan oleh Jokowi dengan doa khusuk, agar setiap hari, keputusannya penuh hikmad dan bijaksana, bukan untuk kepentingan golongan atau pribadi, tetapi untuk kepentingan bangsa yang lebih baik.
Jika anda relawan kecewa, tapi jangan sampai hilang rasa cintamu kepada Jokowi! Jika anda hater Jokowi, jangan hilang rasa rindumu kepada Jokowi. Rasa yang anda rasakan, juga dirasakan oleh Jokowi, begitulah cinta dan benci bekerja, ia terhubung oleh telepati yaitu rasa.
Tahukah anda? Jokowi Di protes ribuan orang kaya, demi berjuang untuk jutaan orang miskin? Tahukah anda? Jokowi diprotes jutaan orang miskin demi ribuan orang kaya? Demikianlah hidup berjalan bagi seorang pemimpin, tak ada keputusan yang benar-benar sempurna untuk setiap orang. Keputusan yang satu menguntungkan kelompok yang satu dan mengorbankan kelompok yang lain. Sebab kepentingannya tidak sama. Jokowi hanyalah sementara, dia hanya perantara, untuk sebuah era, 2014 - 2019, kita rakyatlah yang menentukan masa depan bangsa ini.
Jika demikian halnya? Tahukah anda? Apa jeritan Jokowi saat ini? Cintailah Jokowi, bencilah Jokowi, maka rasa yang dialami oleh Jokowi akan dapat anda rasakan saat ini.
http://sosok.kompasiana.com/2015/01/16/tahukah-anda-jeritan-hati-seorang-jokowi-saat-ini-702320.html
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar